Jumat, 12 April 2013

Translasi Mata Uang Asing


  • Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.
Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.
Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
mencatat transaksi mata uang asing;
memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
berkomunikasi dengan peminat saham asing.
Kriteria Mata Uang Fungsional
  1. Faktor Ekonomi
    Mata Uang Lokal sebagai Mata Uang Fungsional
    Mata Uang Induk Perusahaan sebagai Mata Uang Fungsional
    Arus Kas
    Menggunakan mata uang local dan tidak berpengaruh terhadap arus kas
    Berpengaruh secara langsung terhadap arus kas dan dikembalikan ke induk perusahaan
    Harga Jual
    Sangat tidak peduli dengan tingkat perubahan nilai tukar dan diatur oleh kompetisi local
    Responsif terhadap perubahan nilai tukar dan dilakukan oleh kompetisi internasional
    Harga Pasar
    Kebanyakan pada negara adidaya dan menggunakan mata uang local
    Kebanyakan pada negara induk dan menggunakan mata uang negara induk
    Anggaran Biaya
    Sering terjadi pada daerah local
    Sangat berkaitan dengan faktor produktif yang diberikan dari induk perusahaan
    Keuangan
    Menggunakan mata uang local dan dilayani oleh operasional local
    Diberikan oleh induk perusahaan atau bergantung pada induk perusahaan agar memenuhi kewajiban jangka panjang
    Internal Perusahaan
    Jarang, tidak ekstensif
    Sering kali dan transaksi yang ekstensif
    KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TRANSLASI MATA UANG ASING
    Pendekatan akuntansi untuk penyesuaian translasi mata uang asing, yaitu:
    1)      Penangguhan
    2)      Penangguhan dan Amortisasi
    3)      Penangguhan Sebagian
    4)      Tidak Ada Penangguhan

    TRANSLASI MATA UANG ASING
    • Metode Nilai Tukar Tunggal
    • Metode Nilai Tukar Ganda
      • Metode Current-Noncurrent
      • Metode Moneter-Nonmoneter
      • Metode Kurs Sementara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar